Strategi Mempromote Buku
Man Jadda Wajada, barang siapa bersungguh sungguh niscaya keberhasilan akan diraih. sebuah kalimat di dua pertemuan terakhir di Kelas Belajar Menulis Nusantara gelombang 30 merupakan cambuk untuk menghadapi ujian bagi para pejuang literasi dalam awal menghasilkan sebuah karya buku. Sebuah kondisi yang antara sedih karena bakal tidak ada lagi ilmu dari orang-orang hebat bagi penulis pemula seperti saya sekaligus rasa membangun azzam dalam mewujudkan mimpi menjadi penulis yang karyanya menjadi best seller.
Karya Best seller bak judul buku yang ditulis oleh narasumber malam ke 29 ini Bapak Akbar Zainuddin, MM.,MNE "Man Jadda Wajada". Bersyukur sekali mendapat ilmu langsung dari penulisnya. Apalagi malam spesial ini dimoderatori Bapak Zigid PN, S.H memandu kelas KBMN bersama PGRI.
Tak semudah mengedipkan mata memang, kiprah Pak Narsum yang sudah menerbitkan banyak karya yang best seller. Perlu banyak perjuangan dan strategi agar karyanya bisa demikian banyak peminatnya. Salah satu untuk bisa berhasil adalah berstrategi untuk bagaimana cara mempromote buku untuk bisa sampai ke pembaca dan minatnya luar biasa. selain konten yang berisi strategi promosi juga harus tepat.
Sependapat dengan pengantar dari si moderator bahwa sehebat apapun produk yang kita hasilkan jika tidak di kenal oleh banyak orang hanya akan menjadi pajangan dan pemanis etalase.
Begitu pula dengan sebuah karya tulis.
Segala kisah, ide, pemikiran yang kita tuangkan dengan penuh perjuangan hanya akan jadi sebatas karya yang hanya kita genggam sendiri.Semua itu butuh promosi.
Sobat Guru,
Bagaimana teknik promosi buku yang mudah, pas dan murah?
Saya akan mengulas bebara strategi bagaimana kita sebagai penulis mempromosikan buku yang kita buat.
Dari narsum yang sudah melanglang buana 33 dari target 38 propinsi sekaligus pendiri Penerbit MJWbook ini menyampaikan pengalaman luar biasa bahwa buku yang bagus itu mempunyai beberapa kriteria:
1. Buku itu mempunyai keunikan atau kalau bisa keunggulan dibandingkan dengan buku sejenis.
maksudnya adalah penulis harus bisa menjawab pertanyaan:
"Apa perbedaan buku ini dengan buku sejenis yang sudah ada di pasaran?"
"Sebutkan 10 alasan mengapa orang harus membeli buku kita".
Kalau dua hal di atas bisa dijawab dengan jelas itu tanda-tanda bahwa buku kita berkualitas.
2. Buku ditulis dengan target pembaca yang jelas. Sebelum menulis tentukan dahulu siapa audiens yang akan membaca buku kita.
Dengan target audience yang jelas akan memudahkan kita dalam menulis dan mempromosikan buku kita.
3. Ditulis dengan bahasa sesuai dengan target pembaca. Ada buku-buku yang ditulis dengan bahasa ngepop, bahasa ilmiah, dan sebagainya. paling efektif sih mending di banyakin ditulis dengan bahasa ngepop karena lebih ringan untuk dibaca tapi isinya cukup mendalam dan bisa dipraktikkan.
Dari situ, kita akan tau bahwa kita harus memikirkan dari awal apa keunikan bukunya atau apa yang membedakannya dari buku sejenis untuk bisa memperkenalkan hasil buku kita.
Apasih sob promosi itu, tujuan dan bagaimana strategi promosi yang tepat?
Promosi pada dasarnya adalah program untuk mengkomunikasikan buku kita kepada target audiens kita. Promosi adalah bentuk lain dari komunikasi.
Tujuan pertama promosi adalah mengenalkan buku kita. Kalau orang sudah kenal langkah selanjutnya adalah membuat mereka tertarik dengan buku kita. Kalau sudah tertarik Bagaimana caranya mereka mau membeli buku kita. Tahapannya begitu, bagaimana orang mau beli buku kalau mereka tidak kenal?
Promosi buku biasanya dilakukan oleh penerbit. Salah satu promosi yang paling efektif adalah dengan memajang buku di rak-rak buku di toko buku yang tersebar di seluruh Indonesia.
Terus apa peran kita sebagai penulis dalam mempromote buku kita?
Nah kita sebagai penulis apa yang bisa dilakukan untuk membantu mempromosikan buku yang kita tulis
Melihat pengalaman Pak Akbar berikut semoga kita punya referensi dan mendapatkan pengetahuan tentang bagaiamana langkah kita sebagai penulis untuk melakukan promosi, termasuk saya juga tertarik sih sob apa saja program dari penulis yang sudah berpengalaman menulis karya 16 buku solo dan banyak buku antologi tersebut
Program Promosi #1:Launching Buku.
Program launching buku adalah program memperkenalkan buku kita pada saat pertama kali terbit. Biasanya program launching buku ini dilakukan secara tatap muka di ruangan-ruangan, aula, kelas, dan di berbagai tempat lainnya. Launching buku ini sangat penting untuk memperkenalkan bahwa kita sudah menerbitkan buku kita.
Pada zaman sekarang ini, launching buku bisa dilakukan secara lebih mudah. Lakukanlah launching buku secara online dengan fasilitas Zoom, Google Meet, dan berbagai fasilitas online meeting lainnya.
Jika buku kita sudah terbit, undanglah beberapa orang kawan dan juga teman-teman di Facebook Instagram dan media sosial lainnya untuk mengikuti launching buku secara online.
Launching buku secara online ini murah meriah dan cukup efektif untuk memperkenalkan buku kita.
Program Promosi #2: Seminar, Pelatihan, Bedah Buku.
Jika kita sebgai pendidik maka buku karya kita sebaiknya jadikan sebagai modul seminar atau pelatihan di lingkungan komunitas terdekat kita sesuai dengan tema buku yang kita hasilkan dengan target peserta yang akan tertarik sebagai pangsa pasar
Ketika seminar atau pelatihan kita menarik, maka akan banyak audiens yang tertarik dengan buku kita. Apalagi kalau kita tambahkan bonus tanda tangan asli pada saat mereka membeli buku, tentu akan menjadi nilai tambah yang menarik.
Berbagai perpustakaan baik perpustakaan sekolah, lembaga sosial maupun perpustakaan daerah sering mengadakan acara bedah buku. Ajukan surat resmi kepada mereka agar buku kita termasuk buku yang dibedah. Dengan demikian acara ini akan menjadi salah satu ajang promosi buku kita.
Program Promosi #3 : Berjualan di Market place
Buku kita harus ada di marketplace agar orang mudah melakukan pembelian secara online. Cukup banyak marketplace di Indonesia diantaranya ada Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Shopee, dan sebagainya. Bukalah akun dan mulailah berjualan di sana. Setidaknya kalau orang mau beli mereka tahu ke mana mereka harus membeli.
Membuka toko buku di marketplace ini sangat penting karena sekarang ini zamannya belanja secara online. Sebagai penulis Kita harus mengikuti trend ini. Kalau buku kita tidak ditemukan secara online mereka akan kesulitan mencari buku-buku kita.
Program Promosi #4: Memanfaatkan Media Sosial.
Salah satu cara paling efektif sekarang ini adalah dengan memanfaatkan media sosial yang kita punya mulai dari WA, Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, Tiktok dan sebagainya.
Bagaimana caranya memanfaatkan media sosial?
1. Buatlah story setiap hari: update status di WA, Facebook story, insta story, Reel dan juga Tiktok.
2. Buatlah status tentang buku kita, apa saja. Bisa tentang covernya, bisa tentang isinya, pokoknya apa saja terkait buku kita.
3. Minta orang menuliskan testimoni lalu kita upload di media sosial kita. Kalau orang tidak tahu testimoni apa yang harus dituliskan boleh juga draft testimoninya kita ajukan tinggal minta persetujuan mereka.
4. Kaitkan foto sehari-hari, kegiatan sehari-hari, kejadian sehari-hari, dengan buku kita.
5. Meminta orang untuk membuat video dengan memegang buku kita dan bercerita sedikit 30 detik tentang buku kita.
6. Buatlah foto atau cuplikan isi buku kita dan taruhlah sebagai status. Sedikit-sedikit saja setiap hari yang penting konsisten dan terus-menerus. Jangan terlalu banyak juga, nanti orang bingung karena kebanyakan pesan.
7. Jangan lupa cantumkan selalu nomor yang bisa dihubungi apakah inbox di Facebook Instagram ataupun nomor WA.
8. Buatlah video pendek terkait buku kita. Sekarang ini orang lebih suka melihat video dibandingkan hanya dengan tulisan.
W.O.W kan paket komplit strategi pengalamannya, mari sobat guru semua..
bersama kita bersungguh-sungguh mewujudkan mimpi kita untuk bukan sekedar menulis saja. Tapi menulis yang menjemput takdirnya, syukur-syukur bisa nular best sellernya ke kita
aamiiiiin ya Mujibassailiin

Komentar
Posting Komentar