Jangan Mandeg Berkomitmen Menulis di Blog
Minum jamu, pakai madu dan biji ketumbar
Badan hangat, sembari kulum permen
Jangan jemu penulis untuk semangat belajar
meniti impian perlu komitmen
Hari ini di Kegiatan Belajar Menulis Nusantara gelombang 30 dipertemuan ke 8 bersama Drs. Dedi Dwitagama, M.Si. Saya buka dengan sebuah pantun ala-ala lah biar beda suasananya... wkwkwk
Kegiatan Belajar Menulis Nusantara gelombang 30 yang di moderatori Koh Sim Chung Wei, S.P tidak seperti biasa lewat WA group. Kali ini via zoomeet dengan sahut tanggap dibuka dengan tanya jawab Pak Drs. sebagai narasumber dengan peserta yang kebanyakan penulis pemula tentang Bagaimana trik, tips Komitmen Menulis di Blog. Bahakan dari founder KBMN, Om Jay juga luar biasa mau menanggapi dengan manfaat dan previlage yang didapat dari hasil komitmen menulis di blog selama 15 Tahun sampai bisa bertemu dengan orang nomer satu di negara yang kita banggakan bangsa Indonesoa periode ini yaitu Bapak presiden Joko Widodo.
Ternyata untuk mencapai achievement dibutuhkan suatu komitmen, terus menerus tidak usah mengaharapkan embel embel apapun. Komitmen akan menjaga niat dan usaha kita hingga mencapai titik impian dalam hal apapun dan dalam pekerjaan apapun, termasuk di dalam dunia menulis.
Blog adalah sebagai salah satu media untuk menulis dan menuangkan ide gagasan. Meskipun tidak harus lewat blog pribadi maupun blog beesama, via wordpress, kompasiana atau lainnya juga perlu suatu komitmen untuk menjaganya. Toh Selain relatif mudah mengaksesnya juga banyak penyedia layanan pembuatan blog secara gratis.
Tetapi, dari kegiatan menulis di blog tidak cukup cuma bermodalkan semangat saja melainkan butuh komitmen yang kuat. Sehingga apa yang kita tulis tetap bisa dipublish, nggak tau banyak atau sepi pembaca, ada hasil atau tidak intinya kita harus tidak kehilangan semangat untuk tetap menulis. Karena, pasti ada keajaiban dikemudian hari dengan apa yang kita kerjakan, termasuk dalam kegiatan menulis kita kata Om Jay sang founder KBMN.
Kalau sebagai penulis pemula, pak Drs. Dedi sebagai narasumber mereferensikan agar lebih baik mengembangkan kemampuan di blog bersama dengan alasan mengembangkan blog pribadi agar bagus dan banyak peminat untuk membaca lebih sulit di banding menulis di blog kroyokan. Tapi perlu diingat bahwa karya yang kita ditulis di blog bersama berarti kita sedang menulis di rumah orang lain dan rumah orang lain yang sudah punya nama untuk di kenal oleh khalayak ramai itu yang akan berkembang meskipun kita dapat keuntungan dari karya kita itu.
Agar menulis di blog tetap muncul perasaan kuat dan terus kontinue komit tentu ada trik, cara dan teknik untuk merawatnya, antara lain:
1. Temukan topik yang menarik. Dengan topik yang menarik misalnya tema sepak bola bisa lebih diterima untuk di bahas oleh para maniak dan penggemar bola yang banyak menyebar
2. Tulis dan tayangkan saja di blog kita apa saja yang muncul dari pengalaman, ide kita. jangan sampai blog kita menjadi sarang laba-laba.
3. Kembali mengingatkan diri tentang tujuan menulis. Tujuan yang jelas mendorong semangat kita tetap bisa kuat dan konsiten dalam menulis.
4. Menemukan sumber motivasi dan inspirasi untuk tetap bersemangat dalam menulis.
Kata Om Jay dan Drs. Dedi, menulis di blog adalah sebuah proses tidak sebentar seperti mie instant yang enak rasanya tapi kurang sehat. Proses itu ya harus dinikmati, proses juga membutuhkan komitment dan konsistensi untuk mencapai hasil.
Ah, ternyata dari menulis di blog yang sudah di paparkan di KBMN gelombang 30 bersama narasumber yang hebat menjadikan sumber motivasi dan inspirasi dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi para pembacanya dan sesuai dengan tujuan yang akan kita raih.
Komentar
Posting Komentar