Malam menggemaskan di Dusun Kecil Cibuyur

Sayuk angin malam menemani diri sambil duduk dibawah sinar lampu depan rumah,  dengan sarung garis dan kaos tipis corak biru menatap suasana yang biasanya cuma suara rik rik kumbang jangkrik dan gesekan rindang daun  yang saling bergesekan terkena bisikan angin. Namun kali ini sedikit berbeda. 

Kursi rusbang bertemankan meja lebarnya dari kayu jati serat coklat berplistur cerah cuma diam menyaksikanku yang menanti dua putri kecil yang lagi di bawa si embak keluar menghirup angin malam yang segar.

ih, malam ini menggemaskan sekali sih... 

ramai malam minggu bocah bocah kecil riang, ramai di kanan kiri rumah kecilku ini. rumah berdinding kuning berlantai senada yang biasanya cuma menyaksikan malam yang sunyi, sekarang seakan ikut tersenyum mendengar tapak kaki kecil berlarian bersahutan dengan suara bocah. "woiiii..... kejar dan cari dong....tangkap aku" terdengar teriakan dari sudut kanan rumah seorang perempuan kecil meminta pada temannya yang lagi bermain pol-polan, salah satu permainan tradisional dari dusun kecil bernama Cibuyur tempat saya bermukim. ya semacam permainan kejar tangkap seperti polisi menangkap pencuri yang lari dan sembunyi lah pokoknya... 

Sembari masih menunggu dia bidadariku pulang, sembari suara merdu karaokean dari rumah tetanggaku yang berada persis sebalah kiri rumah mungilku, eh selisih ada pekarangan milik orang ding. Suara mempesona perempuan dusun beranak tiga beretema dangdut kalsik menambah sorai suasana di dusunku ini... 

Dusunku ini bernama Dusun saman, Dusun kecil di Desa Cibuyur Kecamatan Warungpring. Meski sekupnya kecil berlatar tanah pedesaan yang rindang penuh pepohonan dari mulai bambu, jati, petai, mahoni dan lainnya mewarnai bentang Dusun mungilku. 

Bener-bener malam ini malam minggu yang menggemaskan, suasana perkampungan yang biasa lengang. Kali ini, meski langit tidak secerah biasanya setelah menurunkan air hujan sore tadi ramai kalangan dari gerombolan bocah-bocah kecil yang bermain menyambut hari libur sekolah, segelintir anak muda mudi yang berkelakar nggak tau arah obrolannya sih yang saya dengar, bahkan ada lalu lalang para seinor mondar mandir hanya untuk melihat keramaian malam di dusun mungilku saat ini. 

Ada lagi 5 bocah dusun seusia anak kelas 3 Kira-kira saya pandangi mereka sedang main tik tok lenggak lenggok menari, satu bocah berada di depan sedang empat lainnya menirukan gerakan disesuaikan musik dan tari dari HP diatas sandal yang mereka lepas tergeletak di posisi atas sejajar dada mereka. Manis, lucu sesekali malu menatap ke pandanganku dan aku mencoba agar mereka tidak tahu... 

Mengingatkan diri kala kecil nih malam ini, malam menggemaskan, pot bunga anthorium yang sudah tak terkenal lagi mengelilingi latar tempat aku duduk seakan mesem melihat mata ini berbinar sunar mata yang sedang mengenang masa kecilnya. masa kecil di mana cuma mikir main, jajan, sekolah, main, main dan main... hehehe

Wah, duo putri cantikku sudah balik sama embaknya, dari jauh sudah memanggil dengan jeritan kecil tapi manis masuk ke telingaku... "abi, abi..... dede wangsul" (pulang kali dalam bahasa indonesia). pertanda lamunan penikmat malam menggemaskan kali ini harus terputus, semoga bisa to be continued di malam-malam berikutnya ya duhai pemilik malam dan semesta...

Sudah saatnya bubuk cantik buat duo bidadariku🥰😍😘

selamat malam... aku kasih gambar lampu palfon diatas saya duduk ya... biar keliatan syahdu heheh




Komentar